SERUAN HUMANITARIAN FORUM INDONESIA (HFI) “MENYIKAPI DEMONSTRASI & GEJOLAK SOSIAL DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA”

Kami di Humanitarian Forum Indonesia (HFI) memandang situasi terkini di berbagai wilayah di Indonesia dengan keprihatinan mendalam. Demonstrasi dan unjuk rasa yang berujung pada gejolak sosial serta kekerasan adalah sebuah kondisi yang sangat kami sesalkan. Setiap ketegangan yang mengancam keselamatan dan martabat manusia, serta merusak tatanan sosial, adalah sebuah bencana kemanusiaan yang harus segera dihentikan.

Di tengah riuhnya suara aspirasi dan perbedaan pendapat yang bergelora di jalanan, mari sejenak kita menundukkan kepala dan membuka hati. Kemanusiaan adalah jembatan yang menghubungkan kita semua. Dalam setiap langkah yang kita ayunkan, setiap teriakan yang kita lantangkan, ingatlah bahwa kita adalah satu bangsa, satu keluarga. jaga nyawa, jaga hati. Jangan biarkan perbedaan memecah belah persaudaraan.

HFI, sebagai perkumpulan lembaga kemanusiaan dan kesejahteraan sosial berbasis agama,berdiri di atas prinsip-prinsip universal kemanusiaan: netralitas, imparsialitas, dan independensi. Kami tidak berpihak pada kelompok atau kepentingan politik mana pun.Perhatian utama kami adalah pada keselamatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak dasar setiap individu yang terdampak, tanpa memandang latar belakang sosial, politik, maupun keyakinan.

Kami mendesak semua pihak, baik itu kelompok masyarakat, aparat keamanan, maupun pemangku kepentingan, untuk mengedepankan dialog, menahan diri, dan menyelesaikan perbedaan melalui jalur damai. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan menimbulkan penderitaan serta perpecahan yang lebih dalam di tengah masyarakat. Setiap nyawa yang hilang, setiap luka yang diderita, dan setiap fasilitas publik yang rusak adalah kerugian bagi kita semua.

Menyikapi peristiwa tersebut kami sangat menyayangkan dan prihatin, sekaligus menjadi introspeksi bagi seluruh elemen bangsa, sehingga bersama ini kami Humanitarian Forum Indonesia, menyampaikan seruan dan pernyataan sebagai berikut :

1. Menuntut aparat keamanan untuk menghentikan tindak represif dalam penanganan demonstrasi dan mendorong seluruh pihak untuk menghentikan tindak kekerasan dalam penyampaian aspirasi.

2. Menuntut akuntabilitas pemerintah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam proses penyusunan dan implementasi kebijakan-kebijakan publik dan mendorong untuk memiliki kepekaan sosial, ditengah kesenjangan ekonomi dan sosial yang terjadi.

3. Memberikan bantuan kemanusiaan, dengan menyediakan dukungan medis, bantuan psikososial, dan logistik bagi para korban yang terdampak langsung oleh kekerasan dan kerusuhan.

4. Memfasilitasi dialog damai & berperan sebagai fasilitator netral untuk membangun kembali jembatan komunikasi antar-pihak, khususnya di tingkat akar rumput, dengan melibatkan tokoh agama dan pemimpin masyarakat.

5. Mengedepankan edukasi dan mengajak seluruh komponen bangsa untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan solidaritas, serta menolak segala bentuk provokasi yang mengancam persatuan bangsa.

6. Mengajak masyarakat/seluruh pihak untuk lebih kritis dalam menerima informasi, serta menolak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi yang memperkeruh suasana.

7. Melakukan evaluasi partisipatif bersama seluruh komponen bangsa, untuk mempromosikan pembelajaran bersama.

8. Saling menjaga, saling merangkul, dan memastikan setiap orang kembali ke rumah dengan selamat. Karena tidak ada kemenangan yang lebih besar daripada keselamatan dan persatuan setiap anak bangsa.

9. Mendorong semangat gotong royong dalam upaya pengentasan masalah ekonomi dan sosial dengan membangun kolaborasi & kemitraan antar elemen bangsa.

    Kami percaya bahwa kemanusiaan dan perdamaian adalah fondasi utama bagi bangsa yang tangguh dan bermartabat. Mari bersama-sama kita kembalikan semangat musyawarah untuk mufakat, demi masa depan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh rakyat.

    Selain itu, diperlukan upaya bersama-sama dan bersungguh-sungguh semua pihak untuk selalu menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan pemartabatan yang bersumber dari ajaran agama dan keyakinan yang ada di Indonesia

    Jakarta, 02 September 2025

    Humanitarian Forum Indonesia
    Surya Rahman Muhammad,
    Direktur Eksekutif,
    surya@humanitarianforum.or.id.

    Humanitarian Forum Indonesia, yang merupakan suatu forum dari 20 lembaga kemanusiaan yang berbasis agama, yaitu Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (LRB Muhammadiyah/MDMC), Dompet Dhuafa, YAKKUM Emergency Unit, Wahana Visi Indonesia, KARINA (Caritas Indonesia), Perkumpulan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat, Human Initiative, Yayasan Cita Wadah Swadaya, Habitat for Humanity Indonesia, Rebana Indonesia, Unit Pengurangan Resiko Bencana Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Rumah Zakat dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama, BAZNAS Tanggap Bencana, Asian Muslim Charity Foundation (AMCF/Yayasan Muslim Asia), Yayasan ADRA Indonesia, Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia dan Laznas Nurul Hayat, DT Peduli dan Yayasan World Harvest Indonesia.

    Comments are disabled.