Kupang, 01 Juli 2026
Bupati Kupang, Bapak Yosef Lede, membuka Pelatihan Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH) yang Inklusif dan Tangguh Iklim di Sekolah bagi Kepala Sekolah dan Guru sekolah dasar (SD) serta sekolah menengah pertama (SMP) Kabupaten Kupang, Rabu (01/07/2026), di Hotel Kristal Kupang. Kegiatan dua hari ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kupang dengan UNICEF Indonesia, Bank Kakao, dan Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI). Pelatihan ini hadiri oleh Kepala Bapperida Kabupaten Kupang Bapak Paulus Liu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bapak Nere Setiawan Lede, WASH Specialist UNICEF Bapak Muhamad Zainal dan Program Manager YKMI Bapak Tatang Husaini. Pelatihan ini diperuntukkan bagi 42 peserta dari 15 SD dan 6 SMP yang ada dalam wilayah Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan bahwa fasilitas WASH yang layak di sekolah masih menghadapi kesenjangan, mulai dari keterbatasan akses air bersih, jumlah toilet yang tidak sebanding dengan jumlah siswa, hingga minimnya sarana cuci tangan yang berfungsi baik serta masih rendahnya minset tentang kebersihan di sekolah. Melalui pelatihan ini ia menegaskan bahwa guru harus berperan aktif dalam menyebarluaskan hasil-hasil pelatihan termasuk pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan sarana air bersih dan sanitasi di sekolah kepada para murid dan masyarakat sekitarnya. Yosef juga menegaskan komitmen Pemkab Kupang untuk terus mendukung peningkatan fasilitas WASH melalui pengintegrasian kebutuhan tersebut ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah serta akan mengeluarkan edaran bupati untuk mengawal implementasi WASH di semua sekolah di Kabupaten Kupang.
Sementara itu, WASH Specialist UNICEF Indonesia, Muhammad Zainal, menyatakan bahwa potret ketersediaan air dan sanitasi layak di lingkungan sekolah di Kabupaten Kupang masih menghadapi tantangan yang cukup besar.
“Data Dapodik tahun 2025 menunjukkan bahwa di NTT, akses air dari sumber yang layak tersedia sepanjang tahun di jenjang SD baru mencapai 50,1%, sementara di tingkat SMP berada di angka 59,7%. Yang lebih memprihatinkan, sanitasi yang layak, berfungsi dan terpisah untuk anak laki dan perempuan di tingkat SD baru menyentuh 28,5%, di mana kondisi ini berdampak pada kesehatan dan hasil pembelajaran anak di sekolah” papar Zainal. Berangkat dari realitas tersebut, Zainal menegaskan pentingnya memastikan semua anak mendapatkan haknya atas air dan sanitasi di sekolah, sehingga anak dapat belajar dengan lingkungan yang bersih, aman, dan inklusif. “UNICEF berkomitmen mendukung pemerintah untuk memastikan sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang memiliki fasilitas WASH yang berkualitas, inklusif dan tangguh terhadap perubahan iklim,”tegas Zainal.
Program Manager Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI), Tatang Husaini, menekankan pentingnya eksekusi nyata pasca pelatihan ini, melalui tindakan nyata oleh para guru dan kepala sekolah didukung oleh Pemerintah Daerah Kupang. Tatang menegaskan bahwa pihaknya mengambil peran strategis sebagai pengawas dan pelaksana taktis di lapangan agar dampak program benar-benar dirasakan oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang. “Komitmen kami bukan sekadar seremonial. YKMI akan mengawal dan memfasilitasi seluruh proses implementasi hasil pelatihan melalui program WASH in School atau WINS. Program ini akan memastikan tidak hanya perbaikan fasilitas WASH di sekolah, namun membantu membangun mindset dan perilaku hidup bersih benar-benar diterapkan oleh warga sekolah,” tegas Tatang Husaini.
Melalui pelatihan ini, kepala sekolah dan guru diharapkan mampu memahami fasilitas WASH yang berketahanan iklim dan inklusif termasuk aspek gender, disabilitas, dan manajemen kebersihan menstruasi serta menyusun rencana aksi konkret untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Turut hadir dalam pembukaan Kepala Bapperida Kabupaten Kupang Drs. Saryaskus Paulus Liu, M.Dev.Admin., Ph.D.; para fasilitator nasional dan lokal; serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Provinsi NTT, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi NTT, dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang.
